Susah BAB saat diet dapat terjadi karena perubahan pola makan menjadi tidak seimbang. Pada dasarnya tidak ada angka pasti berapa kali dalam seminggu seseorang harus BAB selama dapat melakukannya dengan nyaman dan lancar.
Namun secara umum seseorang dikatakan mengalami sembelit saat frekuensi buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu dengan proses pengeluaran feses sulit dilakukan.
Jika sebelumnya Anda tidak memiliki masalah sembelit tetapi kemudian susah BAB setelah memulai diet, maka ada baiknya untuk menyimak artikel berikut ini yang akan membahas penyebab susah BAB saat diet dan juga cara untuk mengatasinya.
Penyebab susah BAB saat diet
Ada banyak sekali penyebab seseorang mengalami sembelit seperti menjalani gaya hidup yang tidak sehat, kurang gerak, dehidrasi, atau mengonsumsi obat-obatan tertentu. Penyakit seperti gangguan pergerakan usus dan kelainan anatomi di sistem pencernaan juga bisa memicu kondisi ini.
Selain itu, susah buang air besar juga kerap dialami oleh orang yang sedang diet. Susah BAB saat diet dapat disebabkan oleh kombinasi dari berbagai faktor, salah satunya adalah perubahan pola makan selama menjalani diet.
Saat diet seseoarang biasanya akan mengurangi asupan makanan. Hal ini dapat berpengaruh pada kurangnya asupan serat yang dibutuhkan oleh tubuh agar proses pencernaan bisa berjalan lancar.
Karena itu, pada cara diet yang sehat, pengurangan asupan makanan juga harus disertai dengan perhitungan gizi yang tepat.
Orang yang menjalani diet rendah karbohidrat juga seringkali mengalami kesulitan untuk buang air besar. Hal ini karena tidak jarang disebabkan oleh pilihan makanan yang kurang tepat. Mereka mungkin makan lebih banyak protein untuk menggantikan peran karbohidrat dan mengesampingkan kebutuhan serat.
Beberapa juga menghindari makanan berserat yang mengandung karbohidrat sehingga pilihan sumber seratnya lebih terbatas dibanding dengan orang yang sedang tidak menjalani diet tersebut.
Bagaimana cara melancarkan BAB saat diet?
Jika mengalami susah BAB saat diet, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk kembali melancarkan pencernaan, meliputi:
1. Tambah asupan serat
Cara mengatasi susah BAB saat diet yang utama adalah dengan memenuhi kebutuhan serat. Menambahkan serat ke dalam makanan dapat membuat konsistensi dan bentuk tinja lebih mudah untuk keluar.
Untuk menambah asupan serat, mulai tambahkan lebih banyak buah dan sayuran segar pada menu harian Anda. Sumber serat lain seperti roti gandum utuh, kacang-kacangan, dan sereal juga bisa dijadikan pilihan.
Perlu diingat bahwa peningkatan jumlah serat secara tiba-tiba dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti gas dan kembung. Maka sebaiknya peningkatan jumlah makanan berserat dilakukan perlahan dan terus ditingkatkan selama beberapa minggu hingga mencapai 14 gram serat untuk setiap 1000 kalori dalam diet harian Anda.
2. Rutin olahraga
Cara mengatasi susah BAB selanjutnya adalah rutin olahraga. Saat diet, Anda disarankan untuk tidak hanya membatasi makan, tetapi juga rutin berolahraga.
Aktivitas fisik seperti ini tidak hanya akan membantu membakar lemak, tapi juga dapat meningkatkan aktivitas otot di usus sehingga efektif sebagai salah satu cara mengatasi susah BAB dapat membantu mengatasi susah BAB saat diet.
Cobalah untuk rutin berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu. Jika Anda belum pernah berolahraga, sebaiknya mulailah dengan olahraga ringan untuk pemula yang intensitasnya dapat Anda tingkatkan seiring waktu.
Berikut beberapa kiat saat untuk memulai berolahraga agar tidak susah BAB saat diet:
- Mulailah berolahraga 3 hari seminggu dengan durasi 20 menit per hari.
- Tingkatkan durasi olahraga setidaknya 30 menit per hari selama lima hari atau lebih dalam seminggu.
- Jika tidak memiliki waktu luang untuk berolahraga, cobalah meningkatkan aktivitas fisik dengan hal-hal sederhana, seperti lebih banyak naik tangga atau jalan kaki. Tiga kali jalan kaki selama 10 menit sama dengan melakukan satu kali latihan selama 30 menit.
Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk memastikan kondisi Anda mendukung untuk lebih sering berolahraga.
3. Cukupi kebutuhan cairan
Cairan yang cukup dapat membantu menjaga feses tetap lunak sehingga mudah dikeluarkan. Jika Anda menambahkan lebih banyak asupan serat pada makanan maka pastikan juga untuk minum lebih banyak cairan.
Pilih minuman rendah atau tanpa kalori seperti air putih. Sebaiknya hindari minuman manis seperti soda, teh kemasan, dan minuman buah yang akan menambah kalori ekstra khususnya saat Anda sedang diet.
Selain itu hindari juga minuman yang mengandung kafein dan alkohol yang dapat menyebabkan dehidrasi.
4. Jangan menahan keinginan buang air besar
Kebiasaan menahan keinginan buang air besar juga bisa meningkatkan risiko terjadinya sembelit. Agar tidak susah BAB saat diet, sebaiknya jangan abaikan keinginan untuk buang air besar apalagi dalam jangka waktu yang lama.
Luangkan waktu Anda di kamar mandi dan berikan waktu yang cukup untuk diri Anda untuk buang air besar tanpa gangguan dan tanpa merasa terburu-buru.
5. Gunakan pencahar
Jika perubahan gaya hidup dan pola makan masih tidak bisa membantu kondisi susah BAB saat diet, maka Anda juga dapat mempertimbangkan untuk menggunakan pencahar. Ada beberapa jenis pencahar dan masing-masing dapat bekerja dengan cara berbeda untuk mengatasi susah BAB saat diet.
Beberapa jenis pencahar yang mungkin bisa Anda peroleh di apotek termasuk:
- Suplemen serat untuk meningkatkan volume tinja
- Stimulan yang dapat menyebabkan usus berkontraksi.
- Pencahar osmotik untuk membantu tinja bergerak melalui usus besar dengan meningkatkan sekresi cairan dari usus dan membantu merangsang pergerakan usus.
- Pelumas seperti minyak mineral yang memungkinkan tinja bergerak melalui usus besar dengan lebih mudah.
- Pelunak feses yang dapat membasahi feses dengan menarik air dari usus.
Itulah penyebab dan cara mengatasi susah BAB saat diet. Jika tidak terjadi perubahan atau Anda masih kerap mengalami sembelit meskipun telah melakukan berbagai upaya di atas, maka sebaiknya segera konsultasikan kondisi Anda kepada dokter.
Referensi
Livestrong
https://www.livestrong.com/article/186943-weight-loss-constipation/
Diakses 05 Juni 2022
Very Well Fit
https://www.verywellfit.com/how-to-ease-constipation-on-a-low-carb-diet-2242092
Diakses 05 Juni 2022
Mayoclinic
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/constipation/diagnosis-treatment/drc-20354259
Diakses 05 Juni 2022
Web MD
https://www.webmd.com/digestive-disorders/eat-healthy-exercise
Diakses 05 Juni 2022
Komentar Terbaru