Sehabis ngopi secangkir, mendadak kepala terasa sakit ataupun mulai merasa demam. Mungkin sekarang Anda sedang galau, bertanya-tanya apakah boleh minum obat setelah minum kopi? Daripada makin bingung, mari cari tahu jawabannya di sini.
Anda perlu minum obat setelah minum kopi, tapi aman tidak?

Kafein didalam kopi bersifat stimulan untuk merangsang jantung serta otak untuk bekerja lebih cepat dari biasanya. Itulah kenapa setelah ngopi Anda jadi merasa lebih melek dan fokus.
Akan tetapi, kafein tersebut dapat mengganggu proses penyerapan obat didalam lambung dan usus halus sehingga kerja obat mungkin akan kurang efektif untuk mengatasi penyakit yang sedang Anda alami.
Tak hanya itu. Langsung minum obat setelah minum kopi juga dapat menyebabkan detak jantung meningkat secara drastis yang tentu saja tidak baik untuk kesehatan jantung. Apalagi kafein dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh daripada zat obat itu sendiri. Bahkan pada kasus yang parah, minum obat setelah minum kopi juga dapat memicu terjadinya keracunan kafein akibat interaksi antara obat dan kafein.
Berbagai efek yang disebutkan di atas biasanya terjadi pada jenis obat golongan antidepresan, estrogen, pengencer darah, antibiotik quinolone, serta obat-obatan untuk gangguan tiroid dan osteoporosis.
Kapan boleh minum obat setelah minum kopi?
Diusahakan untuk memberi jeda 3-4 jam setelah minum kopi jika Anda ingin menggunakan obat-obatan tertentu.
Sebaiknya tanyakan langsung pada dokter dan apoteker mengenai detail jarak waktu yang aman untuk minum kopi sebelum minum obat atau sesudah minum obat. Sebab obat-obatan tertentu mengharuskan Anda untuk menghindari kopi dan bentuk kafein lainnya (seperti teh, minuman energi, dan soda) dalam 24 jam terakhir untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.
Sebelum minum obat, perhatikan ini juga

Agar obat dapat bekerja secara optimal, maka penting bagi Anda untuk membaca aturan pakai obat yang biasanya tertera pada label kemasan. Terutama jika Anda minum obat tanpa resep dokter yang banyak dijual di Apotek dan Toko Obat. Pahami dan telitilah seberapa banyak dosis yang harus Anda gunakan dan kapan waktu yang dianjurkan untuk mengonsumsi obat tersebut.
Selain itu, cari tahu apakah obat-obatan tersebut harus diminum sebelum makan atau sesudah makan. Yang tidak kalah penting yaitu pastikan juga jika obat yang Anda gunakan sesuai dengan penyakit yang Anda miliki.
Ingat, minum obat tidak sesuai aturan pakai justru dapat membuat kondisi Anda bertambah parah dan menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Maka bila perlu, tanyakanlah pada dokter atau apoteker jika Anda bingung tentang cara pakai serta dosis obat yang akan Anda konsumsi.
Terakhir, minum obat paling baik adalah dengan menggunakan air putih. Tidak dengan kopi, teh, susu, jus, minuman bersoda, apalagi minuman keras. Dengan begitu, proses penyerapan obat dalam tubuh tidak akan terhambat sehingga Anda bisa sembuh tanpa efek samping yang mengkhawatirkan.
Komentar Terbaru