Eksim bukanlah penyakit menular. Jadi bila si Kecil menunjukkan tanda-tandanya, berarti ia terpapar sesuatu yang mencetuskan eksim. Saat eksim si Kecil sedang kambuh, Moms tentu merasa sedih melihat ia tidak nyaman, rewel, gatal, dan kesakitan. Apalagi, eksim sendiri sebenarnya tidak bisa disembuhkan. Jadi, yang bisa dilakukan hanyalah meredakan gejala-gejala yang timbul dan menghindari hal tersebut muncul kembali.
Namun, Moms perlu hati-hati dalam merawat eksim si Kecil. Sebaiknya, hindari memberikan obat-obatan tanpa pengawasan dokter dan pertimbangkan kembali mengenai efek sampingnya.
Misalnya saja pemberian krim hydrocortisone. Walau disebut mampu membantu meredakan bengkak, gatal, dan merah-merah pada penderita eksim, ada sejumlah efek samping dari penggunaannya, seperti:
- Menekan sistem imun.
- Terjadi perubahan warna kulit.
- Kulit bisa mengalami sensasi terbakar, kesemutan, atau ditusuk-tusuk.
- Kulit kering.
- Area yang teriritasi semakin melebar.
- Meningkatkan pertumbuhan rambut pada tubuh.
Yang utama, berdasarkan keterangan dari National Eczema Association, anak-anak yang terlalu sering terekspos krim ini pada area tubuh yang luas berisiko mengalami lambat tumbuh dan sulit naik berat badan.
Jadi, untuk merawat eksim sekaligus mencegah masalah kulit ini datang kembali, Mums bisa melakukan hal ini:
1. Mandikan si Kecil dengan air hangat
Memandikan si Kecil dengan air hangat adalah salah satu cara yang paling efektif untuk merawat eksim dan kulit sensitifnya. Cukup mandikan si Kecil selama 5-10 menit. Mums bisa memilih sabun dan sampo yang ramah untuk kulit sensitif dan eksim, salah satunya Buds Organics Super Soothing Hydrating Cleanser. Lalu, keringkan tubuhnya dengan ditepuk- tepuk secara lembut menggunakan handuk.
2. Jaga pola makan
Bila eksim si Kecil muncul atau semakin parah, maka perhatikan pola makan Moms (bila si Kecil masih menyusu) atau MPASI si Kecil. Buat jurnal makanan sehari-hari, lalu konsultasikan kepada dokter apa yang sekiranya mencetuskan eksim pada si Kecil.
3. Cari pencetusnya
Sebaik-baiknya mengobati, tentu mencegah adalah yang terbaik. Ada beberapa hal yang menjadi pemicu umum si Kecil mengalami eksim, yakni jamur, serbuk sari, produk skin care dan deterjen, produk dengan pewangi tambahan, jenis kain yang kasar dan tebal, keringat, liur, atau infeksi tertentu. Jadi, perhatikan secara saksama dan hindari pencetusnya ya, Moms.
4. Menjaga tubuh si Kecil tetap sejuk
Moms bisa mengompres area yang gatal atau eksim dengan waslap yang sudah dibasahi dengan air yang sejuk. Hindari pula memakaikan si Kecil baju yang tebal dan sempit, serta jangan biarkan si Kecil terkena paparan sinar matahari secara langsung. Apabila harus keluar rumah, Moms bisa memakaikannya topi, baju dan celana berlengan panjang yang tipis, atau melengkapi stroller-nya dengan kanopi.
5. Alihkan perhatian si Kecil agar tidak menggaruk kulitnya
Cobalah untuk mendistraksi si Kecil ketika ia mulai menggaruk kulitnya. Ajak ia bermain atau bacakan buku. Pastikan kuku si Kecil selalu dipotong hingga pendek dan bersih untuk menghindari luka cakaran ketika ia tanpa sadar menggaruk kulitnya.
6. Selalu menjaga kelembapan kulit si Kecil
Sekitar 20-30% penderita eksim memiliki variasi genetik yang membuat lapisan terluar kulit rentan rusak. Hal tersebut membuat kulit lebih sulit untuk menjaga kelembapannya dan menangkis paparan benda asing.
Referensi
Raisingchildren.net.au: Eczema
National Eczema Association: Understanding Eczema in Children
Komentar Terbaru