Salah satu kualitas pribadi ialah Kesadaran Diri. Kesadaran diri dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk memahami dirinya sendiri baik, perilaku, perasaan dan pikiran sendiri. Kesadaraan diri adalah kemampuan untuk berfikir tentang proses berfikir itu sendiri (covey, 1997). mengenai hal ini akan dijelaskan kemudian.
Mempelajari Diri Sendiri
Untuk dapat mengetahui sampai dimana kesadaran diri sendiri, maka perawat haruslah dapat menjawab pertanyaan “siapakah saya ?” “perawat seperti apakah saya ?” orang yang profesi lain juga dapat menanyakan pada dirinya sendiri misalnya tentang “ dokter seperti apakah saya ?” murid seperti apakah saya?” orang tua seperti apakah saya ?”, ” penjahat seperti apakah saya ?” Pemahaman serta penerimaan diri akan membuat perawat menghargai perbedaan dan keunukan klien. Bagi setiap orang. Hal ini akan meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap orang lain. Identifikasi model keperawatan holistik mengenai kesadaran diri yang terdiri dari empat komponen yang saling berhubungan yaitu: psikologi, fisik, linkungan dan filosofi (campbel cit. Stuart dan sundeen, 1997). Komponen tersebut dapat digunakan bagi perawat atau siapa saja untuk menilai pemahaman mengenai kesadaran diri. Penjelasan dan beberapa komponen tersebut antara lain:
- Komponen Psikologi meliputi pengetahuan tentang emosi, motivasi, konsep diri dan kepribadian. Menjadi sadar terhadap psikologi diri berarti menjadi sensitif terhadap perasaan sendiri dan juga sensitif pada elemen luar yang mempengaruhi semua perasaan yang ada, seorang yang menyadari komponen psikologinya akan menyadari bahwa dia adalah seorang yang tertutup / terbuka, dia seorang yang pemarah. Penyabar, bermotivasi tinggi, minder dan lain-lain.
- Komponen Fisik terdiri dari pengetahuan tentang kepribadian dan fisik secara umum yang meliputi juga sensasi tubuh, gambaran diri dan potensi fisik seorang yang memahami tentang kondisi fisik. Akan menyadari dan mengetahui bentuk postur tubuhnya, kurus, atau gendut, bahwa dia mampu belari sejauh 10 kilo, atau bahwa dia mampu berlari 2 km saja, dia mampu melewati pagar karena kekurusan tubuhnya, bahwa dia mudah pingsan, dan lain sebagainya.
- Komponen Lingkungan terdiri dari lingkungan sosiokultural, hubungan dengan orang lain, dan pengetahuan tentang hubungan antara manusai dan alam. Contoh : seseorang dapat beranggapan bahwa dia orang yang supel, disukai banyak orang, dibenci seluruh kampong, tidak pandai bergaul, sangat taat pada istiadat, dan lain-lain.
- Komponen Filosofi mencakup arti hidup bagi seseorang komponen filosofi akan menjelaskan tentang arti hidup itu bagi seorang . ada orang beranggapan hidup adalah untuk bersenang-senang, ada juga yang menganggap hidup adalah penderitaan, hidup itu hanya sebentar, hidup itu untuk menyengsarakan orang lain, hidup itu cobaan dan lain-lain.
Keempat komponen tersebut secara bersama-sama digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kesadaran diri dan pertumbuhan bagi perawat atau klien.
- Diketahui diri dan orang lain.
- Hanya diketahui oleh orang lain.
- Hanya diketahui diri sendiri.
- Tidak diketahui diri dan orang lain.
Sumber : Modul Komunikasi Keperawatan
Komentar Terbaru