Biasanya, ciri-ciri atau gejala infeksi saluran kemih meliputi sering buang air kecil, ada sensasi terbakar, hingga nyeri panggul. Sebagian besar kondisi ini dapat diobati. Bagaimana cara meredakannya? Kapan harus pergi ke dokter? Simak lengkapnya dalam artikel ini.
Ciri-ciri infeksi saluran kemih
Infeksi saluran kemih (ISK) adalah jenis penyakit infeksi yang umum terjadi pada sistem saluran kemih. Termasuk pada bagian uretra, kandung kemih, ureter, dan ginjal.
Infeksi ini dapat terjadi pada orang dewasa atau pun anak-anak. Penyebab infeksi saluran kemih umumnya adalah bakteri E. coli.
Mengutip Cleveland Clinic, biasanya infeksi saluran kemih tidak selalu menimbulkan gejala.
Namun, apabila lapisan saluran kemih menjadi merah dan terjadi peradangan, Anda bisa mengalami gejala seperti:
1. Ingin buang air kecil terus menerus
Gejala ISK yang umum terjadi adalah frekuensi buang air kecil lebih sering dari biasanya. Selain itu, urine yang keluar pun lebih sedikit atau tidak ada sama sekali.
Tak sampai disitu, perasaan ingin buang air kecil tersebut mungkin juga tidak kunjung hilang. Anda merasa sering ingin buang air kecil, tapi tidak tuntas.
Ini adalah ciri-ciri yang bisa membuat Anda tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. Termasuk mengganggu waktu tidur, karena membangunkan Anda di tengah waktu tidur (nocturia).
2. Rasa sakit dan terbakar
Ciri-ciri infeksi saluran kemih lainnya adalah sensasi rasa sakit dan terbakar saat buang air kecil. Kondisi yang disebut sebagai disuria ini terjadi akibat peradangan di salah satu organ saluran kemih.
Biasanya, Anda bisa merasakannya pada area kandung kemih atau di sekitar alat kelamin (perineum).
3. Tekanan di panggul bawah
Beberapa jenis penyakit atau kondisi kesehatan tertentu bisa membuat Anda merasakan tekanan di panggul bawah. Ini juga menjadi salah satu ciri-ciri infeksi saluran kemih.
Kondisi ini bervariasi, karena bisa memengaruhi area kecil di sekitar panggul (perut bagian bawah) atau seluruh area.
Pada wanita, nyeri panggul terasa di bagian tengah panggul dan sekitar area tulang kemaluan. Sedangkan pada pria, kemungkinan akan merasakan nyeri di area sekitat dubur.
4. Kencing berdarah, keruh, dan bau
Kencing berdarah bisa menjadi suatu tanda masalah kesehatan serius, meskipun hanya terjadi sekali, beberapa kali, dan sangat jarang.
Munculnya darah pada urine, berwarna keruh, dan juga bau menyengat adalah ciri-ciri infeksi saluran kencing lainnya. Anda tidak boleh mengabaikan gejala ini karena bisa memperburuk kondisi.
5. Kebocoran urine
Kebocoran urine atau inkontinensia urine adalah ciri-ciri infeksi saluran kemih yang juga bisa terjadi.
Hal ini bisa membuat Anda kesulitan untuk mengontrol kandung kemih, alias menahan keinginan buang air kecil. Itu sebabnya, Anda bisa mengalami kebocoran, atau mengompol.
Ada pula gejala atau ciri lainnya yang berkaitan dengan infeksi saluran kemih, yaitu:
- Nyeri saat berhubungan seks
- Sakit penis
- Nyeri pinggang atau punggung bawah
- Kelelahan
- Demam tinggi
- Muntah
- Kedinginan
- Kebingungan
Kapan harus ke dokter?
Apabila dokter telah mendiagnosis ISK dan gejala semakin parah, segera hubungi dokter.
Anda juga mungkin harus segera bertemu dokter sekaligus mewaspadai gejala lainnya, seperti:
- Gejala ISK muncul pertama kalinya
- Hamil dan mengalami ciri ISK
- Gejala muncul kembali setelah perawatan
- Gejala ISK muncul setelah operasi
- Demam tinggi disertai menggigil
- Suhu tubuh rendah di bawah 36°C
- Kebingungan dan sulit bicara
- Sakit perut bagian bawah atau punggung di bawah tulang rusuk
- Ada darah saat buang air kecil
Referensi
WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/your-guide-urinary-tract-infections#1.
WebMD. https://www.webmd.com/women/uti-17/uti-symptoms
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/urinary-tract-infection/symptoms-causes/syc-20353447
Komentar Terbaru