Tahu dan tempe adalah makanan berbahan dasar kedelai yang disukai banyak orang. Selain rasanya yang enak dan mudah diolah, tahu dan tempe memiliki harga ekonomis yang terjangkau oleh semua kalangan. Manfaat tahu dan tempe untuk kesehatan juga sangat baik.
Mengenal tahu dan tempe lebih jauh

Tahu dan tempe merupakan makanan yang mudah diperoleh untuk memenuhi kebutuhan protein harian Anda. Di samping memiliki beberapa persamaan, terdapat perbedaan yang signifikan di antara keduanya.
Persamaan tahu dan tempe meliputi:
- Sama-sama produk olahan kedelai.
- Memiliki kandungan gizi yang serupa
- Mengandung isoflavon, senyawa tumbuhan yang mirip dengan hormon estrogen.
- Merupakan sumber protein nabati yang dapat dimanfaatkan untuk pengganti daging.
Karena memiliki bahan dasar yang sama yaitu kedelai, kandungan nutrisi dan manfaat tahu dan tempe juga hampir serupa. Salah satunya adalah dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.
Hal ini dikarenakan kandungan protein kedelai pada tahu dan tempe dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida yang dapat berbahaya bagi jantung.
Di samping berbagai persamaan di atas, ada juga beberapa perbedaan tahu dan tempe yaitu:
- Tahu terbuat dari susu kedelai yang digumpalkan sementara tempe terbuat dari kedelai yang telah difermentasi.
- Tahu lebih dikenal dan tersebar luas di mancanegara dibandingkan tempe.
- Tempe mengandung prebiotik (serat yang bertindak sebagai makanan untuk bakteri baik) yang menguntungkan dan menyehatkan bagi pencernaan sedangkan tahu tidak.
- Tempe yang terbuat dari kacang kedelai utuh, memiliki rasa kacang kedelai yang lebih kuat dibandingkan tahu yang memiliki tekstur lebih lembut dan tanpa rasa.
Tahu dan tempe dapat dimanfaatkan untuk membuat beragam masakan, tetapi tidak jarang keduanya juga digunakan untuk menggantikan satu sama lain, atau dimasak dalam sebuah hidangan yang sama.
Perbedaan gizi tahu dan tempe

Meskipun kandungan gizinya yang mirip, namun kadar gizi tahu dan tempe dapat sedikit berbeda. Misalnya pada penyajian 100 gram tahu dan tempe berikut ini:
Tahu:
- Kalori: 144
- Lemak: 8.7g
- Natrium: 14mg
- Karbohidrat: 2.8g
- Serat: 2.3g
- Protein: 17.3g
Tempe:
- Kalori: 192
- Lemak: 10.8g
- Natrium: 9mg
- Karbohidrat: 7.6g
- Serat: 7,1g
- Protein: 20.3g
Dalam jumlah yang sama, tempe mentah memiliki lebih banyak kalori, lemak, karbohidrat, serat dan protein jika dibandingkan tahu mentah. Tempe juga mengandung probiotik yang tidak ditemukan pada tahu.
Perlu diingat bahwa bahan-bahan lain yang ditambahkan saat memasak maupun teknik memasak yang berbeda dapat mengubah jumlah gizi pada tahu maupun tempe. Misalnya, meski dalam kondisi mentah kalori tempe labih banyak, namun jika tahu diolah dengan cara digoreng sementara tempe dikukus, total kalori akhirnya bisa jadi lebih tinggi tahu.
Beberapa produsen pembuat tahu dan tempe juga mungkin menambahkan bahan tambahan yang dapat mengubah fakta nutrisi.
Antara tahu dan tempe mana yang lebih sehat?
Pada dasarnya, tahu dan tempe sama-sama menyehatkan apabila diolah dengan cara yang sehat dan dengan bahan-bahan yang menyehatkan. Namun, persepsi sehat atau tidaknya kedua makanan ini bisa berbeda tiap orang, tergantung dari kebutuhan.
Secara umum, proses fermentasi yang dilalui untuk membuat tempe, membuat makanan ini lebih kaya kandungan nutrisinya dibanding tahu. Pasalnya, jumlah protein, serat dan vitamin tempe lebih tinggi dari tahu. Proses pembuatan tempe yang lebih sederhana juga membuat proses pengolahan tempe lebih sedikit sehingga tempe umumnya dianggap lebih sehat dari tahu.
Namun, jika Anda sedang berusaha mengurangi asupan kalori, maka tahu bisa dianggap lebih sehat karena kalori dan lemaknya lebih rendah dari tempe. Selain itu, tahu juga dapat difortifikasi dengan kalsium yang bermanfaat menyehatkan tulang.
Di sisi lain, tempe lebih kaya serat dan mengandung probiotik yang dapat meningkatkan kesehatan pencernaan. Jadi, bagi Anda yang kerap memiliki masalah pencernaan seperti kembung atau sembelit, maka tempe bisa dianggap sebagai makanan yang lebih sehat daripada tahu.
Contoh lainnya adalah bagi Anda yang harus menjalani diet bebas gluten, misalnya pada penderita celiac. Pada orang dengan kondisi ini, tahu mungkin dianggap lebih aman karena umumnya tahu bebas gluten. Sedangkan beberapa jenis tempe dapat menggunakan campuran bahan yang mengandung gluten.
Referensi :
Very Well Fit
https://www.verywellfit.com/tempeh-vs-tofu-how-they-compare-according-to-dietitians-5176114
Diakses 16 September 2022
Healthline
https://www.healthline.com/nutrition/tempeh-vs-tofu
Diakses 16 September 2022
Womens Health Mag
https://www.womenshealthmag.com/food/a29251181/tofu-vs-tempeh/
Diakses 16 September 2022
Komentar Terbaru